Selasa, 25 Juni 2019

Dia (mungkin) Khawatir

Entah kenapa tiba-tiba dia bertanya, "Kalo nanti punya suami, sayangnya kau (membilangkan aku) sama suamimu?". entah apa motivasi dia nanya gitu. apa mungkin dia tahu aku pribadi yang ga mudah gampang menaruh hati pada orang lain en dia juga tahu kalo aku gampang emosian. jujur akhir-akhir ini aku memang diresahkan dengan keadaan ini. aku belum juga memiliki "teman". apa dia mulai khawatir jika aku belum punya sesosok 'teman" itu di usiaku yang sudah cukup tua ini? entahlah... aku terlalu sering menjadi bagian kurang beruntung dalam hal asmara. apa karena mereka tahu bahwa nanti mungkin aku akan menuntut terlalu banyak? karena aku memang membutuhkan yang tahu memposisikan dirinya sebagai bapak karena i miss this part. entahlah nanti waktu yang menjawab. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar