06 Juni 2016 - 06062016
Tanggal
yang unik 06062016 kalo orang bilangnya tanggal cantik, tapi tidak dengan
berita yang aku dengar. Lagi …. Aku belum berjodoh dengan tanah Papua. Dari
kemaren uda niat banget mau nulis “I am a Teacher (Tahun ke-2)’, namun roh yang
ditunggu-tunggu belum menghampiri hati, akal, dan tangan ini. Sampai akhirnya
ngerasaian dulu ‘Low Point’ baru deh ada niat untuk nulis.
Begitu
nuliss langsung nyari ini buku en pena untuk merajut kata. Gak tahu kenapa kalo
uda facebook-an ama ini buku lancar aja untuk mencurahkan isi hati ini.
Sekilas
mengenai kronoligis sampai akhirnya tanganku mendarat di medan yang harus di
gores dengan kata yang bermakna.
I am a
teacher (tahun ke-2), tahun lalu uda nulis I am a teacher jadi bisa dibilang to
be continued lah ya, sebenarnya saat aku nulis ini masa tahun ke-2 aku sebagai
guru uda berakhir, soalnya uda bagi rapot tanggal 03 Juni kemaren. But its
okay, masih hot lah captionnya.
Okay
dimulai dari awal tahun ajar kemaren dimana aku mengajar di kelas X, XI en XII
(keren ya… clap…clap, clap). Di kelas XII yang artinya lulusnya siswa itu karna
ada campur tanganku. So it becomes serious. Untuk kelas X en XI nya hampir sama
dengan tahun lalu. Hanya ada penambahan disiplin yang sempat terlupakan olehku.
En betul aja ini itu jadi seru menurutku. Seperti apa ? makanya masuk di kelas
saya saja. Hahaha. Nah untuk di kelas XII malah jadi momok buatku, awalnya.
Meraba betul untuk penyampaian materi di tambah buku paket GA ADA. Apa ga
pusing jadi guru? Harus siapin materi apa
dan gimana nyampeinnya semua jadi complicated.
Bukan
hanya itu yang jadi surprised buatku ada lagi kejutan yaitu … Congratulations…
“WALI KELAS’. Yupzzz jadi wali kelas di kelas XI. Hahaha awalnya ketawak dulu,
soalnya gini aku itu orangnya moody-an, nah menurutku wali kelas itu adalah
guru professional.Bertolak belakang toh…. Tapi sudah dipercayakan mulailah
untuk belajar. Nah, jadi wali kelas ini rempong kenapa? Soalnya sebelum
nyampein matei wajib ‘Bersih-bersih (red. Merepet)’ dulu. Masalah absenlah,
kebersihan kelas, tugas en buannnyyaaakk..
Jadi
wali kelas ada tantangan tersendiri semisal tahun pertamaku jadi wali kelas,
yaitu DIBOHONGI. Hahaha…. Ini masalah yang ga bisa dipublished soalnya ada etika
guru (berat uda membawa etika, I am a wise person, really J) en, kemaren pas bagi
rapot harus ketemu ama orang tua siswa. bayangkan anak gadis berumur 24 tahun
berdiri dihadapan ibu2 en bapak2 yang mungkin uda di atas 40an. Apa ga shock….
But Thank God semua aman.
Sebelum
tanggal 03 kemaren ada moment yang ga kalah penting. Yaitu…. Aku jadi
pembimbing untuk lomba koperasi. Langsung kepikiran ama tahun 2008 & 2009
kemaren, dimana pada masa itu aku masih
muda …. Hahaha bukan itu maksudnya pada masa itu aku jadi peserta lomba. Nah
tanggal 25 Mei menjadi lomba di tingkat Kota Medan, persiapan kami kurang dari
seminggu. Tapi di waktu yang singkat itu aku ngerasa amat sangat senang bisa
berada di antara anak-anak hebat ini. Senang bisa sharing sama mereka. Melihat semnagat,
antusianisme mereka jadi ga pernah nyesal jadi guru. Puji Tuhan, di tingkat
Kota Medan sekolah kami menjadi Juara I en juara 2 diduduki oleh SMA N 1 Medan
en juara 3 SMK N 7 Medan.
En di
tingkat Kabupaten Region V kami hanya bisa di Harapan I. aku mikir rekorku
sendiri belum bisa ku perbaiki. Namun, lagi-lagi bersyukur berada di antara
mereka membuatku tak henti mengucap syukur dimana aku berada.
Thank
you sooo much buat mereka yang mengambil bagian karena tanpa mereka tulisan ini
tidak akan tercipta. Really love you from deepest of my heart.
DSPH