Jumat, 06 September 2013

My Dearest One

Ini puisi yang ku persembahkan untuk kekasih penantianku (hehehe pasti ntar dia pas baca senyum2)

Hati yang kiannya terarah padamu
Mulai mengingkar
Ku berusaha agar meyakinkan hati ini
Ini benar, ini masih penantian
Ketika ku mulai goyah
Melihat dia yang telah nyata ada
Dan mencoba berkompromi dengan hati
Mungkin itu dia
Dia yang ku nanti
Hatiku menyalah
Pembrontakan yang ku lakukan
Membuatku menyesal, TIDAK .....
Itu membuatku puas
Ini terlalu lama
Sampai kapan ku menanti???
Bukan .....
Bukan itu yang kusesalkan
Aku menikmati penantian ini
Aku menikmati rasa ini
Maafkan aku telah berpaling darimu
Aku masih tetap dan akan menantimu

Sampai waktunya tiba