Selasa, 15 Desember 2015

Hati Tersak(i)ti

Di tengah keadaan yang lagi tak menentu, akhirnya bisa juga nulis dengan judul Hati Tersak(i)ti yang idenya muncul dalam perjalanan pulang dari sekolah tepatnya dalam angkot.

Hati Tersakti setiap orang mungkin mau memiliki hati yang hebat dalam artian menjadi kesenangan rn menjadi pujaan bagi orang lain.

Nah, bagaimana dengan hati yang tersakiti?

Apa ada yang mau apabila hatinya tersakiti? No one, i do sure that no one wants this situation.

Berbicara masalah hati setiap orang yang hidup mempunyai hati yang harus dijaga. Yang bisa menjaganya siapa? Si pemilik hati toh.. maka daripada itu setiap insan wajib hukumnya menjaga hatinya. Lalu bagaimana jika jayuh hati?

Namanya jatuh pasti sakitlah.... hehehe
Nah jayuh hati disini refers to fallin in love yaa... ada yang falling in love kah saudara-saudara?

Jika ada congratulation .... and jika tidak ada condelance...

Nope... tetap menanti ya kawan .... (i  am doing it)

Katanya ...
 Jatuh hati membuat orang menjadi buta, budek, apatis, dll. ... that's true kah?

I dont know because i never felt this way before.

Melihat orang-orang sekeliling sepertinya hal tersebut benar adanya. Disatu sisi akan ada Hati Tersakiti.

Semisal gini... yang namanya jatuh hati pasti pada pengen donk untuk ngeliat pasanganmu terus menerus, ngobrol, becanda pokoknya apapun jika dilakuin berdua bakalan jadi sesuatu yang sempurna. Itu sih mungkin hanya baper saja ya kawan.

Tapi liat de coba orang orang disekitarmu.... hehehe

Terus apa kamu yang jatuh hati ngerasa yang di bumi cuman kalian berdua?

Oh no... we are still life... Ada keluarga, teman, tetangga, orang lain lah.. kami masih hidup di bumi yang sama.

Emang sih belum pernah real ngerasain gimana dashatnya jatuh hati. Tapi paling tidak tulisan ini bisa jadi warning buat ku kelak jatuh hati.

Nah, tadi ceritanya yang jatuh hati menjadi Hati Tersakti. So yang lainnya apa harus jadi HatibTersakiti?

Jangan donk

Jatuh cinta sah-sah saja tapi jangan juga nutup mata, telinga, dll. Masih tahap approachment, in relationship mbok ya buka mata, telinga lebar lebar. Dengar nasihat dari sekelilingnya.... status masih pendekatan or pacaran belum merried. Ntar de kalo uda merried tutup semuanya biar ga tergoda sana sini.

Di saat masih pacaran tapi uda tutup mata, telinga... maka orang sekitarmu menjadi pihak Hati Tersakiti. Setidaknya merekalah yang dengan pasti tahu tentangmu bukan orang yang baru dikenal. Mungkin kita tidak bisa menjadikan semua orang sekitar berada di pihak Hati Tersakti. Namun cobalah lebih berpikir realistis agar Hati Tersak(i)ti berada pada tempatnya.

DSPH. 16-12-2015

Rabu, 21 Oktober 2015

It so You on 26th

21102015

Sing 'This is the day this is the day that the Lord has made that the Lord has made. We will rejoice we will rejoice and be glad in it and be glad in it'.

Marende 'Sadarion sadarion hari ni Tuhan hari ni Tuhan. Beta hita beta hita marlasni roha marlasni roha'.

Bukan mau jadi yang terakhir mengucapkan selamat ulang tahunmu di hari ini. Frankly speaking akhir-akhir ini aku terlalu sibuk menjadi guru ho(n/r)or :)

Umur 26 ini sepertinya sudah ada peningkatan. Dilihat dari foto kue yang diupload uda menjadi 3 loyang. Hahaha. Biasanya cuman 1 loyang.

Itu berarti semakin banyak utangmu untuk mentraktir teman-temanmu. Hehehe

Maybe this is the first time we dont celebrate your birthday at Medan together. Tahun lalu 21102014 kita rame-rame ngumpul dirumah dalam rangka melihat kelulusanmu dan wisudaku.


Hahaha
masih ingat masa-masa ke(p)indahan itu???

sekarang sudah lain ceritanya..
tahun lalu episodenya masih masa sulit en tahun ini masuk masa Perpajakan.

Kali ini nulis note dalam kategori kepen(t)ingan.
*kepeningan karna malam ini juga pengunuman ujian di salah satu bumn yang lagi-lagi failed. Hufftt
*kepentingan karna kalo malam ini ga ngucapin bakalan ga dapat jatah baju natal, sepatu natal, dan jatah belanja di mata*ari.
Hahahaha

Tapi walaupun kondisi masih belum stabil layaknya wanita dewasa tapi di menit-menit terakhir tanggal 21102015 I would like to say

Happy Birthday to Jojor Oktora Hutagalung alias Jojor Radcliffe...

Apa yang menjadi harapanmu semoga bisa terealisasI, tetap rendah hatI, segera punya partner yang sehatI, dan selalu bijak dalam segala situasI.

Karna masalah jarak dan lain sebagainya dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya aku selalu ontime dalam memberikan kado (ya kan :p) hal yang paling memungkinkan adalah mengirimkan doa sebagai kado yang paling teristimewa dan melebihi harta di dunia...

Once more Happy birthday en God bless abundantly...
muachh.


Sabtu, 19 September 2015

Papua

Sudah beberapa tahun terakhir menaruh perhatian kepada tanah Papua. Sebenarnya ini hanyalah pandangan dari masyarakat awam yang secara sadar mendengar dan menyaksikan dari media tentang keadaan Papua. Semakin memuncak ketika salah satu media nasional gencar mewartakan papua. ketika melihat tanah papua menjadi sorotan langsung dalam pikiran bercampur aduk. Mereka masih banyak yang belum mengenyam pendidikan, kenapa? bukanlah selama ini menjadi lambung emas bagi negara lain? Kenapa mereka berkuasa di negeri orang? Lalu kenapa negara tidak bertindak?

Jika negara lain tidak menganggap ini adalah untung yang besar dan menjanjikan tidak mungkin mereka rela bertahan lama. sekali lagi ini hanyalah pemikiran seorang gadis yang memang belum pernah terjun langsung ke papua.

Jika orang yang 'numpang gali' bisa kaya. Apa kabar dengan mereka 'sang tuan?'. Mereka (ter/di)tinggalkan? Wajar jika mereka memberontak untuk penghidupan yang setara mereka memberikan kontribusi bagi negara tapi di pemerintah dan perhatiannya?

Sedari dulu bangsa dan juga pemerintah dan termasuk saya juga mengamini bahwa untuk bisa menjadi lebih baik pendidikan adalah kuncinya.

Mengapa mereka tidak diberikan pendidikan yang layak? Apakah masalah guru? Sudah kurang lebih 5 tahun ada program sm3t sudah memberikan kontribusikah? 5 tahun masihlah waktu yang amat singkat dibandingkan dengan keberadaan tanah papua.

mungkin banyak guru yang merasa khawatir jika harus mengajar disana. Fasilitas, infrastruktur dan biaya yang tidak masuk di akal di era globalisasi ini.

Walaupun ku juluki tanah papua sebagai 'lumbung emas' nyatanya infrastrukturnya belum bisa dikatakan sebanding dengan apa yang menjadi harapan.

Jadi kemanakah larinya PAD? Untuk urusan ini agak sensitive. ingat NKRI dari sabang sampai merauke bukan hanya pulau jawa.

saya sangat percaya bahwa kunci daripada suatu kesuksesan rerletak pada kepemimpinannya. Nah dari yang saya lihat pemimpin belum memihak kepada siapa yang dipimpinnya? Jika Anda sebagai 'pemilik' mereka masih mementingkan diri anda sendiri dan menyalahkan rakyat coba pikir lagi pak bupati jika anda ingin menjadi seorang bupati. Jika bukan anda yang membela hak mereka siapa lagi? Ingat pendidikan kuncinya. Jika masih belum diperbaiki maka tidak heran ini akan menjadi pengetahuan umum 'papua sengaja ditinggalkan'.

Jika mereka punya pola pikir seperti orang di pulau jawa pasti mereka lebih memilih menjadi negara sendiri Dengan apa yang dimiliki mereka di tanah papua.

Bukankah mereka masih Indonesia? Kenapa perhatian pemerintah kurang pada mereka? cobalah pemerintah sadar dengan kinerjamu.

Saya analogikan negara dengan pulau ini dengan sebuah keluarga yang memiliki anak-anak yang beraneka ragam. Memang ada yang lebih dan kurang tapi sebagai orang tua yaitu pemerintah pastilah akan menutupi apa yang menjadi kekurangan anaknya dengan cara mengajarkan anak yang bisa berbagi dengan yang kurang itu adalah ajaran orang tua. Nah pemerintah mungkin malah anda ingin memperkaya diri sendiri bahkan sekarang lagi 'merengek' minta tunjangan dinaikkan plus pembangunan konyol gedung yang lebih mirip sebagai tempat rekreasi. Sadar dan punya rasa malulah. Jika memang merasa berat untuk menjadi wakil rakyat silahkan turun dan jangan menyusahkan rakyat.

berharap pembangunan dan pendidikan di Indonesia merata baik di bagian barat sampai tinur. Amin

DSPH. 19 September 2015

Senin, 15 Juni 2015

Tommorow

Tanggal 10 Juni kemarin diumumkan apa yang selama kurang lebih 3 bulan ini dinanti yaitu pengumuman tentang seleksi administrasi untuk mengikuti program SM3T. Program yang selama kurang lebih 3 tahun ini ku angan-angankan. Namun apa daya, begitu log in ke akunku dinyatakan bahwasanya aku tidak lulus karena prodi,. wooww... perkara prodi... padahal tahun-tahun sebelumnya prodiku tidak dipermasalahkan. Mungkin ini bukan jalannya...

Sedari awal menduduki bangku kuliah seperti beradu dengan keinginan hati. Tak ada minat untuk memasuki Universitas yang menjadi almamaterku dan selalu kusanjung sekolah tinggi yang sampai sekarang belum pernah kilihat atau sekedar menuju ke sana. Menjadi bagian dari universitas ini selanjutnya ada lagi yang menjadi tembok berikutnya, yaitu masalah pembagian prodi... Jalur yang membawaku ke universitas ini tidak mengizinkan untuk masuk ke prodi akuntansi. Nyesek lagi. Dan lagi-lagi tidak sesuai dengan hati, malah masuk ke prodi yang bisa dibilang kupandang sebelah mata bahkan mungkin tak pernah masuk dalam listku.

Sekarang tinggal menjalani apa yang ada dihadapanku dan tentunya tetap berusaha untuk mencapai apa yang terbaik untuk hidupku.

Apa yang selanjutnya terjadi biarlah Sang Pencipta yang mengawali dan mengakhirnya... Just believe and do my best...

Rabu, 10 Juni 2015

ANDAI “KU” DAPAT BERBICARA



Bila hatiku bisa berbicara
Kau pasti akan mendengar
Dia menjerit mengatakan
‘betapa aku ingin bersamamu’

Jika tanganku bisa berbicara
Kau pasti tahu
Tanganku menginginkan
‘berada di antara jari-jarimu untuk merasakan hangatnya genggamanmu’

Jika kakiku bisa berbicara
Kau juga pasti mendengar dia menyatakan
‘langkahku hanya tertuju padamu’

Bila mataku bisa berbicara
Kau akan tahu
Dia mengagumi dirimu, ciptaan terindah Sang Kuasa

Andai kepalaku bisa berbisik
Kau akan mendengar
Dia meminta
‘izinkan aku bersandar di bahumu’

Tapi hati, tangan, kaki, mata, dan kepala ku tidak bisa berbicara.
Rasa yang kumiliki terpendam dalam kesunyian isi hati.
Ingin rasa kau mengetahui, aku dan hatiku masih menunggumu menyadari.
Ada aku, wanita yang setia menanti hadirmu.
Karna hanya ada 2 yang mencintaimu.
Aku dan Hatiku.
Dari hatiku untukmu kuberkata dari cinta.

RINDU



Ketika penantian tak berbalas kerinduan
Teriris hati membuat luka
Kamu...
Hanya kamu...
Makhluk Tuhan yang mampu membuat hatiku gunda, gelisah, bahagia, merasakan getar hati
Yang tak terungkap dengan kata


Penantian bukan hanya sekedar penantian
Tak terikat janji untuk menunggu
Tak ada hak untuk menawan hati
Tapi...
Inilah aku...
Merasakan getar itu saat semuanya pergi berlalu.....


Dalam penantian aku harap ada perhatian
Dalam penantian aku harap ada kenyataan
Dalam penantian aku harap ada kerinduan
Rindu....

Kerinduan untuk mengartikan arti getar hati ini sesungguhnya...

Jumat, 03 April 2015

I am a Teacher

Dari tahun lalu uda kepengen nulis note ini dengan caption "I am a Teacher" cuman belum terealisasi. Ada moment yang pas nulisnya sekarang Jumat, 03 April 2015.

Keinginan untuk nulis catatan ini dikarenakan acara Tv di Metro yaitu Kick Andy menayangkan tentang Alenia's Journey, yaitu perjalanan uncovered di tanah Papua. Singkatnya mereka mempertontonkan sisi lain tanah Papua yang tidak atau belum tersentuh sebelumnya.

Apa hubungan Papua and Teacher??
Cerita akan kita mulai dari sini :-)

Tak bisa dipungkiri bahwa aku sudah memundak gelar as a teacher. 02 Juli 2014 hari dimana aku sudah mendapat Sarjana Pendidikan (S.Pd) seusai meja hijau. Tidak terelak lagi maka menjadi guru adalah profesi yang paling sejalan untuk gelar ini (walaupun di lapangan ga harus begitu).

Untuk karir pertamaku mendapat tawaran dari salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Medan tepatnya sekolah dimana dulu aku belajar. Menunggu sampai ijazah keluar dan menanti pekerjaan yang lebih baik lagi menyambut tidak ada salahnya "memulai pertualangan".

Berdiri di depan kelas berhadapan dengan "mereka yang remaja" bukan hal yang baru untukku sebelumnya selama 3 bulan PPL. But ini berbeda karena aku berdiri dengan gelar di belakang namaku. Mau tidak mau haruslah berlaku sebagai guru bukan calon guru. Pertama kali masuk pasti tetap ada rasa nerveous bahkan sampai sekarang. Tapi lama kelamaan rasa nerveousnya berkurang.

Di awal mengajar pastinya berhadapan dengan puluhan pribadi plus kepribadiannya yang berbeda. Puji Tuhan untuk tahun sulungku mengajar, mendapatkan 12 kelas yang rata-rata 35 siswa dan rata-rata berusia belasan under 17th lah. So lebih dari ratusan kepribadian harus ku hadapi (Oh God disini i do need Your help).

Beda zaman beda tingkah laku. Pasti ada perubahan yang terjadi selang beda zaman ini. Aku tidak bisa memaksakan diriku harus idealis dan mereka (siswa) harus ikut "permainanku". Jika begini adanya mungkin aku bakalan ditolak mereka. Nyanyi cooiii di reject di reject di reject aja....

Di usia 22 tahun lebih menjadi guru memahami kepribadian mereka pasti adalah sesuatu hal yang berat bagiku di awal. Makanya perjalanan karirku diawali dan dipenuhi dengan periode "Teacher Blues". Di mana biasanya ada istilah Mother Blues akunya Teacher Blues. Ga terima dengan kenyataan "Delima now you are a teacher. What??? Should i as a teacher???

Sempat protes bahkan anak murid inipun kena imbas dari periode Teacher Bluesku. Kasihan ya mereka. Namun seiring berjalannya waktu dan aku mulai menerima bahwa I am a Teacher maka dimana ada masa "mengalah" maka aku akan "menerima".

Aku mengalah karna memang mendapati diriku seorang guru namun di saat itu juga aku menerima bahwa mereka enjoy di kelas.

Masih terang dalam ingatanku dimana aku masuk di salah satu kelas dan anak-anak ini diskusi model Jigsaw. Ku hampiri satu group dan mereka itu ga seperti yang ku Inginkan. Di jam ini jika diputar ulang pasti mukaku jeleknya luar biasa (nah loh biasanya Del ;-) )

Aku marah dan mungkin ada sedikit sensitivitas sebagai guru muda dimana pikiranku mereka menganggap enteng guru muda. Namun, aku mulai menyadari ketika aku masuk kelas dengan hati yang senang maka mereka akan menerima pelajaran dengan hati yang lapang. But ketika aku masuk dengan hati yang masih saja menolak diri sebagai guru maka merekapun pasti akan terganggu.

Semenjak kejadian itu rasa dan mas Teacher Bluesku mulai terkikis dan rasa bangga dan kagum menjadi seorang guru mulai bangkit bahkan menjadi seorang guru di tanah Papua.

Beberapa tahun yang lalu aku membaca program SM3T singkatnya bahwa program pemerintah ini mengajak sarjana muda untuk mendidik selama 1 tahun di daerah terdalam, terluar dan tertinggal. Dan salah satu daerah yang menjadi perhatianku adalah Papua.

Aku tidak tahu apa yang akan ju temui disana. Yang pasti akan ku temui pribadi dan kepribadian yang berbeda lagi. Aku ingin mengabdi di sana, sampai sekarang tepat aku sedang menulis note ini aku masih bertanya 'Jalan ke Papua itu???'
Karna program SM3T ini sistem seleksi. Ada yang gugur dan lanjut. Aku terus berusaha dan berdoa agar bisa mendidik di tanah Papua apakah itu dari jalur SM3T atau dari jalan yang lain.

Kembali ke tontonan Kick Andy yang baru saja kusaksikan, melihat Papua dan orangnya aku selalu merasa haru dan bangga. Kami Indonesia We are Indonesian. Aku tidak tahu mengapa mereka tertinggal atau mungkin mereka sengaja ditinggalkan??? Aku sungguh kagum pada sang Pencipta akan ciptaannya pada Indonesia pada Papua; Raja Ampat, Manokwari dll.

Sungguh kagum pada alam dan budayanya.

Sama seperti lirik lagu Soa soa di akhir acara Kick Andy malam ini "Harumkan Indonesia dari sini". Aku juga ingin menjadi bagian dalam mengharumkan Indonesia mengharumkan Papua.

wish Tuhan membukakan jalan yang terbaik agar aku bisa ke sana dan episode dari ke(p)indahan bisa ku alami sendiri. Ke(p)indahan Medan-Papua.

Soon i will know I am a teacher at __________
God writes my future....
With love DSPH


Kamis, 19 Februari 2015

Happy Birthday My Dearest Father

10021955 seorang pria lahir ke dunia. Pria yang menurutku paling "luar biasa" yang telah ada. Mungkin tidak banyak cerita yang bisa kuingat. Hanya sekitar 3 moment saja. Karna saat umurku 5 tahun dia sudah tiada.
Yess... now i am going to talk about my father (alm). Catatan kali ini ku usahakan menjadi tulisan yang benar benar merepresentasikan perasaanku untuknya. Karena sepanjang kami bersama, mungkin hanya aku yang belum pernah memberikan sesuatu kepadanya.

Baiklah berusaha untuk tetap tegar (dalam hati uda mewek mewek). Malam ini digemparkan oleh kalimatnya Jojor "semalam bapak ulang tahun ya?". Nah loh, apa aku ga syyyoookkk. Ulang tahun anak orang yang uda ga jelas kemane dianya masih aja ku ingat. Lah ulang tahun bapak sendiri ga ingat.

Jadi uda dengar langsung nyari kebenarannya. Meluncur ke pusat arsip negara. Pada dibuka lah untuk nyari data yang bisa dikategorikan sebagai evidence yang mendukung tanggal 10- 02 itu sebagai tanggal lahirnya sang "hero" ini.

Bongkar bongkar ketemulah ama yang namanya idjazah (ejaan toempoe doeloe) en ada surat tardidi en sidinya juga. Sempat dibuat galau juga dengan bukti ini. En finally surat tardidi deh jadi bukti autentiknya. Thats true He was born on Feb 10th 1995. Happy birthday.

Jika seandainya, seumpamanya dia masih hidup, now he is 60 years old uda tua ya. Uda jadi oppung dengan 3 cucu en 5 putrinya plus gaya en sifatnya masing-masing.

But itu hanya seandainya. Uda 18 tahun yang lalu dia tak di dunia ini.

Mungkin cuman aku kali ya yang paling minim tahu ttgnya but mungkin jg diantara his daughters yang lain cuman aku yang nulis note buat dia. Hoorreee.

Setelah ku ingat ingat diantara 3 moment yg paling kuingat sepanjang dia masih hidup dia sesosok pria yang mempunyai badan yang tinggi besar. Soalnya satu momentku bersama dia yaitu saat dia ngegendong aku setiap kali pulang saat bertugas menjadi dr (driver) en pasti ngajak jajan cheetozzz.. makanya kalo lagi rindu dia makan aja ini chiki langsung remind de momentnya.

En then dia sosok yang romantis. Soalnya emakku cerita pas mereka LDR si bapak pernah ngirim surat yang isinya syair lagu ... romantis kan. Berarti sifat romantisku turunan bapak deh...

Yang jelas dia adalah seorang pria yang gentlemen.

Apapun, bagaimana kisah hidupmu dulu aku dan dia hanya 5 tahun bersama. Masa yg cukup singkat utk mengenal sesosok hero ini. But tenang saja uda di ambil alih sama Babe.

I dont know apakah kau mendengar aku membaca note ku ini. Mungkin ini kali pertama ku mengucapkan selamat ulang tahun. Sampaikan ucapan terima kasihmu dalam mimpiku. Sekali saja mampirlah di mimpiku.


110214. DSPH.